Brimob Jabar peduli korban longsor Pasirlangu kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat. Kepedulian ini ditunjukkan dengan penggalangan dana, penyaluran bantuan logistik, serta kegiatan trauma healing bagi warga terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat, 30 Januari 2026.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026. Aksi ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Maman Ismail, A.Md, dengan melibatkan personel Batalyon B Pelopor serta Bhayangkari. Kegiatan diawali dengan penggalangan dana internal sebagai wujud kepedulian anggota terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah.

Penggalangan dana dilakukan secara sukarela oleh seluruh personel. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak longsor. Bantuan yang disiapkan meliputi paket sembako, bahan makanan harian, serta makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan darurat masyarakat di lokasi bencana.
Setelah seluruh bantuan siap, personel Batalyon B Pelopor bersama Bhayangkari langsung bergerak menuju Desa Pasirlangu. Bantuan tersebut disalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak pada hari yang sama. Kehadiran personel Brimob di lokasi disambut hangat oleh warga yang masih berupaya bangkit pasca bencana longsor yang melanda wilayah mereka.
Kegiatan Brimob Jabar peduli korban longsor Pasirlangu ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polri dalam merespons cepat bencana alam yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Kehadiran personel di lokasi bencana menunjukkan bahwa Brimob tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam situasi darurat.
Selain menyalurkan bantuan logistik, perhatian terhadap kondisi psikologis warga juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak besar terhadap kondisi mental, terutama bagi anak-anak. Oleh karena itu, Polwan Satuan Brimob Polda Jawa Barat bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban longsor.
Melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan sederhana, anak-anak diajak untuk kembali tersenyum dan berinteraksi secara positif. Kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk mengurangi rasa takut, kecemasan, serta trauma yang dialami anak-anak akibat bencana. Pendekatan yang humanis dan penuh kehangatan menjadi kunci dalam memulihkan semangat mereka.
Brimob Jabar Peduli Korban Longsor Pasirlangu Wujud Aksi Kemanusiaan
Melalui program Brimob Jabar peduli korban longsor Pasirlangu, bantuan yang disalurkan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus memberikan dukungan moril agar masyarakat dapat bangkit kembali pasca bencana.
Kegiatan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri, khususnya Korps Brimob Polri, di tengah masyarakat. Tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, Brimob juga hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan dalam situasi darurat bencana alam.
Baca Juga : Sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan, Polri juga secara konsisten melaksanakan patroli rutin di wilayah rawan, sebagaimana terlihat dalam kegiatan patroli Harkamtibmas Brimob Papua di Wamena.
Kompol Maman Ismail, A.Md, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial anggota Brimob kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat keamanan di lokasi bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril bagi warga yang terdampak.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. Kehadiran kami bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat dan harapan agar warga dapat bangkit kembali,” ujar Kompol Maman Ismail.
Sinergi Brimob dan Bhayangkari Perkuat Aksi Kemanusiaan
Aksi Brimob Jabar peduli korban longsor Pasirlangu yang melibatkan Bhayangkari ini mencerminkan kuatnya sinergi internal Polri dalam mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Keterlibatan Bhayangkari dalam kegiatan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara personel Polri dan keluarga besar Polri dalam aksi kemanusiaan. Bhayangkari tidak hanya berperan dalam penggalangan dana, tetapi juga aktif terjun langsung dalam penyaluran bantuan dan pelaksanaan trauma healing.
Kehadiran Bhayangkari memberikan nuansa kekeluargaan yang hangat di tengah suasana duka. Para ibu Bhayangkari turut berinteraksi dengan warga, khususnya kaum perempuan dan anak-anak, sehingga tercipta kedekatan emosional yang membantu proses pemulihan psikologis korban bencana.
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, Brimob dan Bhayangkari menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di setiap situasi, baik dalam tugas pengamanan maupun kegiatan sosial kemanusiaan.
Dukungan Pimpinan dan Harapan ke Depan
Kegiatan trauma healing dalam rangka Brimob Jabar peduli korban longsor Pasirlangu menjadi langkah penting untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dengan perasaan aman dan nyaman.
Penyaluran bantuan dalam rangka Brimob Jabar peduli korban longsor Pasirlangu dilakukan secara langsung agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Pasirlangu.

Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Batalyon B Pelopor. Menurutnya, aksi kemanusiaan ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga oleh setiap anggota Polri.
“Kegiatan penggalangan dana, penyaluran bantuan, serta trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kami kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban,” ungkap Kombes Pol Donyar Kusumadji.
Ia juga berharap kehadiran personel Brimob dan Bhayangkari dapat memberikan semangat dan harapan baru, khususnya bagi anak-anak korban bencana, agar mereka tetap optimis dalam menjalani kehidupan ke depan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin solidaritas dan kebersamaan yang semakin kuat antara aparat keamanan dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dalam menghadapi setiap bencana yang terjadi.
Melalui aksi nyata seperti ini, Brimob Jabar menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat menghadapi bencana alam.
Baca Juga : Kesiapan personel dan sarana pendukung juga menjadi perhatian utama Korps Brimob Polri, sebagaimana ditunjukkan dalam kegiatan apel gelar kendaraan dan peralatan operasional Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor.
Dengan terlaksananya Brimob Jabar peduli korban longsor Pasirlangu, diharapkan terbangun rasa kebersamaan yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus memperkokoh kepercayaan publik terhadap Polri.

One thought on “Brimob Jabar Peduli Korban Longsor Pasirlangu: 7 Aksi Nyata Penuh Empati”