Kerja bakti Brimob Jayawijaya menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah Papua Pegunungan. Personel Kompi 4 Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Papua mengikuti kegiatan kerja bakti (kurve) gabungan di kawasan Tugu Salip, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga wajah Kota Wamena tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Tindak Lanjut Arahan Presiden RI
Pelaksanaan kerja bakti Brimob Jayawijaya merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026 terkait Penanganan Sampah Terpadu secara Nasional. Arahan tersebut menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen bangsa dalam pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Melalui aksi nyata di lapangan, program nasional tersebut diimplementasikan secara konkret di daerah, termasuk di Kabupaten Jayawijaya yang memiliki karakteristik wilayah pegunungan dengan tantangan tersendiri dalam pengelolaan lingkungan.
Dipimpin Langsung Bupati Jayawijaya
Kegiatan kerja bakti gabungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Jayawijaya, Athenius Murip, S.H., M.H. Kehadiran pimpinan daerah secara langsung memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh peserta yang terlibat dalam kerja bakti Brimob Jayawijaya tersebut.
Selain personel Brimob, kegiatan ini juga dihadiri jajaran pimpinan TNI/Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi terkait lainnya, sehingga mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program kebersihan lingkungan.
Sinergi Brimob, TNI, dan ASN
Personel Brimob yang dipimpin oleh Bripka M. Fahril selaku Danton 5 Ki-4 Batalyon D Pelopor bahu-membahu bersama anggota Kodim 1702 Jayawijaya, Yonif 756/WMS, Polres Jayawijaya, Satpol PP, serta ASN Kabupaten Jayawijaya.
Dalam kerja bakti Brimob Jayawijaya ini, seluruh peserta melakukan pembersihan sampah organik dan non-organik di sekitar kawasan Tugu Salip yang merupakan salah satu ikon religius dan ruang publik penting di Kota Wamena.

Menjaga Estetika dan Kesehatan Kota
Pembersihan lingkungan difokuskan pada area yang rawan menjadi titik penumpukan sampah, seperti bahu jalan, saluran air, dan ruang terbuka publik. Langkah ini dilakukan untuk menjaga estetika kota sekaligus mencegah potensi gangguan kesehatan masyarakat.
Melalui kerja bakti Brimob Jayawijaya, aparat keamanan menunjukkan kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan bebas dari sampah.
Apresiasi Bupati Jayawijaya
Bupati Jayawijaya Athenius Murip dalam arahannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi yang terlibat, khususnya personel Brimob yang aktif dalam kegiatan kerja bakti tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan sampah, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan. Saya mengapresiasi kerja bakti Brimob Jayawijaya yang selalu hadir mendukung program pemerintah daerah,” ujar Athenius Murip.
Baca Juga : Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, kegiatan ini sejalan dengan aksi kerja bakti Brimob Polda Papua sebelumnya dalam korve bersih Pantai Holtekam, yang turut melibatkan personel Brimob bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir.
Baca juga : Komitmen menjaga kebersihan lingkungan juga dilakukan di berbagai daerah lain di Indonesia, salah satunya melalui gerakan bersih sampah laut serentak yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Bali sebagaimana dilansir Liputan6.com.
Pernyataan Dansat Brimob Polda Papua
Komandan Satuan Brimob Polda Papua menegaskan bahwa keterlibatan personel Brimob dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kerja bakti Brimob Jayawijaya adalah implementasi Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Brimob Hadir untuk Masyarakat
Dansat Brimob Polda Papua juga menambahkan bahwa Brimob tidak hanya bertugas dalam pengamanan, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial dan lingkungan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat Papua.
“Kami ingin Brimob selalu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kerja bakti ini, kami berharap kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh,” tegasnya.
Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif
Seluruh rangkaian kerja bakti Brimob Jayawijaya dimulai pukul 08.00 WIT dan berakhir pada pukul 10.15 WIT. Kegiatan berlangsung tertib, lancar, serta dalam situasi aman dan kondusif.
Koordinasi yang solid antarinstansi menjadi kunci keberhasilan kegiatan, sehingga tujuan utama kerja bakti dapat tercapai secara maksimal.

Program Berkelanjutan di Jayawijaya
Sebagai tindak lanjut, kegiatan serupa direncanakan kembali dilaksanakan pada Jumat, 14 Februari 2026. Program ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan penanganan sampah terpadu berjalan konsisten di Kabupaten Jayawijaya.
Dengan adanya kerja bakti Brimob Jayawijaya secara rutin, diharapkan tercipta lingkungan Kota Wamena yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
